KONFIGURASI PPOE

Nama: ASWATUL FIKI

guru pengajar: Pak takdir


 KONFIGURASI PPOE


  • PPPoE adalah protokol:
    PPPoE merupakan protokol yang memungkinkan perangkat terhubung ke jaringan melalui Ethernet, tetapi menggunakan mekanisme autentikasi yang serupa dengan koneksi dial-up, di mana pengguna perlu memasukkan nama pengguna dan kata sandi. 
  • Konfigurasi PPPoE:
    Konfigurasi ini melibatkan pengaturan parameter koneksi seperti nama pengguna, kata sandi, dan IP address, yang diperlukan untuk terhubung ke server PPPoE yang disediakan oleh ISP.
  • Konfigurasi PPPoE:
    Konfigurasi ini melibatkan pengaturan parameter koneksi seperti nama pengguna, kata sandi, dan IP address, yang diperlukan untuk terhubung ke server PPPoE yang disediakan oleh ISP. 
  • Pentingnya Konfigurasi:
    Konfigurasi PPPoE penting untuk mengelola koneksi pengguna, mengamankan jaringan, dan menyediakan kontrol yang lebih baik atas penggunaan bandwidth. 
  • Contoh Konfigurasi:
    Konfigurasi PPPoE sering digunakan pada router Mikrotik, di mana perangkat dikonfigurasi sebagai klien PPPoE untuk terhubung ke server PPPoE yang disediakan oleh ISP. 
  • Perbedaan dengan DHCP:
    PPPoE berbeda dengan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol), di mana DHCP memberikan alamat IP secara otomatis, sementara PPPoE memerlukan konfigurasi manual dengan nama pengguna dan kata sandi. 
  • Manfaat Konfigurasi:
    Konfigurasi PPPoE memberikan manfaat seperti keamanan yang lebih baik, kontrol bandwidth, dan manajemen pengguna yang lebih baik. 

setelah kita mengetahui apa itu PPOE selanjutnya kita akan konfigurasi ppoe

1. langkah pertama yaitu dengan konfigurasi basic pada mikrotik

nah disini kita bisa kasi identity agar tidak tertukar atau kita tahu bahwa ini adalah mikrotik kita

2.nah karna disini kita akan mempotocol ppoe semua ethernet(kecuali ethernet 1) jadi kita akan membridgenya, nah untuk tampilan bridge nya seperti dibawah ini





kemudian kita kasi ip address sesuai keinginan disni saya memasukka ip dengan akhiran no absen saya
kemudian kita kita tambahkan di dhcp server klik dhcp setup masukkan interfaces bridge 

3. langkah selanjutnya kita masuk ke menu ppoe kemudian tambahkan 

setelah itu kita masuk pada menu ppoe server kemudian kliik tambah dan kita kasi nama sesuai keinginan kita dan kita ubah interfacesnya menjadi bridge 1 karna kita akan memppoe ethernet yang telah kita bridge 


4.selanjutnya kita masuk lagi pada menu profile kemudian kita masukkan ip addres local dari bridge kita, dan di remote address kita akan pool terlebih dahulu pool,setelah membuatnya kita pasang pada remote address seperti gambar dibawah.




kemudian kita masukdi limits nah disini saya cuman mengatur upoad dan download nya saja,kemudia kita kasi no untuk only one nya


4.langkah selanjutnya kita masuk di menu secre nah disini kita akan memberi nama dan pasword, kita bisa isi sesuai keingingan, jangan lupa kita ubah profilenya menjadi profile 1 yang sudah ditambahkan



5.langkah selanjutnya yaitu dengan  menyambungkan nya, untuk menyambungkannya kita perlumasuk di pengaturan dan masuk pada menu dial up, kemudia kita klik "set up new connection"

klik paling atas

kemudian klik next




  • klik broadband lalu next

    lalu kita masukkan username dan password yang telah kita atur tadi, kita centang allow othernya kemudian klik connectect

    ketika selesai atau sudah tesambung akan muncul seperti gambar dibawah



    6. langkah terakhir yaitu dengan mengecek atau memastikan apkah sudah tersabung dengan internet 

    kita juga memastikan/mengecek ip address yang telah kita beri sebelumnya

    konfigurasi ppoe selesai


    sekian 

  • assalamualikum warahmatulahi wabarakatuh

Terimah Kasih





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Blok jaringan di waktu tertentu

Schedule (restart mikrotik)

BRIDGE (Eth 2 DENGAN WLAN 1)